Cara Pengisian DRH NI PPPK Lengkap Jenis Dokumen yang Wajib Diunggah di SSCASN

"Foto tangkapan layar ilustrasi Pengisian DRH NI PPPK Lengkap Jenis Dokumen yang Wajib Diunggah di SSCASN". (Sumber image: Buku Juknis DRH CASN).
Cara Pengisian DRH NI PPPK Lengkap Jenis Dokumen yang Wajib Diunggah di SSCASN. Setelah Pemerintah Kabupaten Klungkung mengumumkan hasil seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2024 melalui laman resmi BKPSDM Kabupaten Klungkung disini, para peserta diharapkan segera melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu proses Pengisian DRH NI PPPK.
Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) Nomor Induk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (NI PPPK) merupakan tahapan penting yang wajib dilalui oleh peserta yang Dinyatakan Lulus seleksi kompetensi PPPK.
Tahap ini bertujuan untuk memastikan kelengkapan data pribadi, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, riwayat data keluarga, riwayat organisasi, dan dokumen pendukung lainnya sebagai bagian dari proses pemberkasan.
Pengisian DRH NI PPPK dilakukan secara online melalui laman resmi SSCASN BKN sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh pemerintah. Oleh karena itu, memahami cara pengisian DRH NI PPPK dan dokumen apa saja yang perlu diunggah menjadi hal yang krusial untuk dilakukan dengan teliti.
Artikel ini akan membahas panduan lengkap cara pengisian DRH NI PPPK, jenis dokumen yang wajib diunggah, serta jadwal pelaksanaan proses pemberkasan untuk mempermudah Anda dalam menyelesaikan tahap ini dengan sukses.
Apa Itu DRH NI PPPK?
Sebelum kita lanjut ke topik pembahasan tentang Cara Pengisian DRH NI PPPK melalui laman resmi SSCASN BKN, kita wajib dulu mengetahui mengenai apa Itu DRH NI PPPK?.
DRH NI PPPK adalah dokumen resmi yang berisi data pribadi peserta yang meliputi identitas, riwayat pendidikan, riwayat pekerjaan, riwayat keluarga, serta riwayat organisasi.
Dokumen ini menjadi dasar Penetapan Nomor Induk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (NI PPPK) oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui portal SSCASN.
Selain mengisi data, peserta juga diwajibkan mengunggah sejumlah dokumen pendukung untuk verifikasi data dan keperluan administrasi lebih lanjut dalam pengisian DRH NI PPPK.
Apa Itu NIP?
NIP merupakan singkatan dari Nomor Induk Pegawai, yaitu nomor identitas yang diberikan kepada PNS dan PPPK. NIP berfungsi sebagai tanda pengenal dan akses administratif bagi pegawai pemerintah.
NIP PNS dan NIP PPPK memiliki sedikit perbedaan dalam hal istilah, yaitu NIP PPPK disebut dengan Nomor Induk (NI). Namun, keduanya memiliki jumlah digit angka yang sama, yaitu 18 digit.
NIP lama terdiri dari 9 digit angka, kemudian dikonversi menjadi NIP baru dengan 18 digit angka. NIP baru tersebut memuat informasi sebagai berikut:
- 8 angka pertama menunjukkan tahun, bulan, dan tanggal lahir PNS/PPPK.
- 6 angka berikutnya menunjukkan tahun dan bulan pengangkatan pertama sebagai PNS/PPPK.
- 1 angka berikutnya menunjukkan jenis kelamin PNS (angka 1 = Pria, angka 2 = Wanita).
- 3 angka terakhir menunjukkan nomor urut PNS/PPPK.
Cara Pengisian DRH NI PPPK
Cara Pengisian DRH NI PPPK dilakukan melalui akun masing-masing peserta di laman resmi SSCASN BKN.
![]() |
Adapun langkah-langkah Pengisian DRH NI PPPK melalui portal SSCASN BKN adalah sebagai berikut:
1. Akses Akun SSCASN
Langkah awal dalam Pengisian DRH NI PPPK adalah peserta login ke akun SSCASN dengan langkah-langkah sebagai berikut:
Buka laman resmi SSCASN BKN disini dan login menggunakan username (NIK) dan password yang telah dibuat saat registrasi. Kemudian memasukkan kode "Captcha" pada kolom yang tersedia.
![]() |
Setelah berhasil login, peserta akan diarahkan ke halaman yang menampilkan pengumuman hasil seleksi kompetensi PPPK berupa status "LULUS" atau "TIDAK LULUS".
![]() |
Jika Peserta dinyatakan LULUS, maka akan muncul dropdown list untuk memilih "apakah peserta Ingin melanjutkan ke Pengisian DRH dan Pemberkasan CASN atau Ingin Mengundurkan Diri".
![]() |
![]() |
Jika Memilih "Mengundurkan Diri"
Pilih opsi "Tidak, Saya ingin mengundurkan diri" dari dropdown list.
Jika Peserta memilih “Tidak, Saya ingin mengundurkan diri”, maka akan muncul kolom unggah Surat Pengunduran Diri dimana template suratnya sudah disediakan dibawah tombol Unggah.
![]() |
Jika pelamar memilih untuk mengundurkan diri dan telah klik Unggah Surat Pengunduran Diri, maka akan muncul kotak peringatan seperti contoh gambar dibawah ini. Jika Peserta telah yakin, maka silahkan klik "Iya". Jika masih ragu dapat klik "Tidak", dan masih dapat mengubah pilihan jawaban di dropdown list sebelumnya.
![]() |
Jika pemberitahuan konfirmasi pengunduran diri muncul seperti contoh gambar dibawah ini, maka peserta telah dinyatakan memundurkan diri, dan peserta tidak dapat melakukan perubahan kembali.
![]() |
Jika Memilih "Melanjutkan ke Pengisian DRH dan Pemberkasan CASN"
Pilih opsi "Ya" pada dropdown list di laman tersebut.
Kemudian akan muncul tombol Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) seperti contoh gambar dibawah ini.
![]() |
Selanjutnya silahkan klik tombol "Pengisian Daftar Riwayat Hidup" pada kotak yang berwarna merah tersebut untuk melanjutkan mengisi data yang diperlukan.
Setelah selesai, pastikan setiap langkah dilakukan dengan cermat sesuai dengan instruksi yang diberikan di laman SSCASN.
2. Data Perorangan
Pada tahap Pengisian DRH NI PPPK ini, peserta wajib mengisi informasi pribadi dengan benar dan sesuai dokumen resmi.
Langkah pertama adalah Pengisian Data Perorangan, yang berisikan Biodata Calon ASN. Kolom yang ditandai bintang *) merah adalah wajib diisi. Isikan biodata, alamat, dan keterangan lainnya.
Pengisian data perorangan harap dilakukan dengan teliti dan hati-hati karena data yang diisikan adalah data yang digunakan untuk Pemberkasan CASN dan tidak dapat diubah setelah anda mengirim Daftar Riwayat Hidup (DRH). Isilah bagian formulir yang wajib diisi pada bagian "Silahkan Lengkapi Data Anda" (ditandai dengan tanda *).
Anda diwajibkan mengisi gelar depan, gelar belakang. Bila anda tidak memiliki gelar depan/gelar belakang silahkan isi "-". Gelar hanya berupa singkatan (contoh: dr, S.Kom, A.md) tidak perlu dipanjangkan.
Alamat Domisili adalah alamat tempat tinggal saat ini. Bila nama Kecamatan dan Kelurahan Anda tidak terdaftar dalam pilihan, maka pilih "Lainnya", lalu ketikkan nama Kecamatan dan Kelurahan tersebut pada kolom dibawahnya.
Jika sudah, isilah kode CAPTCHA pada kolom yang tersedia seperti contoh gambar dibawah ini, dan klik tombol "Selanjutnya". Data anda tidak akan tersimpan bila anda klik tombol "Resume".
![]() |
![]() |
Untuk kolom hobby, peserta dapat mengisi lebih dari 1 jenis, seperti contoh pada gambar dibawah ini.
![]() |
![]() |
Setelah selesai, pastikan seluruh data yang diinput sesuai dengan dokumen pendukung untuk menghindari kesalahan pada proses verifikasi dalam tahap pemberkasan CASN.
3. Riwayat Pendidikan
Pada tahap proses pengisian DRH NI PPPK ini, peserta diwajibkan untuk mengisi data riwayat pendidikan dan riwayat kursus yang pernah diikuti selama masa pendidikan atau pelatihan.
Langkah kedua adalah pengisian Riwayat Pendidikan di laman SSCASN. Pada kolom ini, peserta dapat mengisikan Riwayat Pendidikan dan Riwayat Kursus. Pendidikan yang digunakan saat melamar formasi jabatan telah otomatis muncul, tetapi dapat diubah untuk dilengkapi kolom-kolom yang masih kosong.
![]() |
Apabila ingin mengubah data Riwayat Pendidikan, Klik tombol "Ubah" pada riwayat pendidikan yang ingin dihapus, kemudian silahkan ubah data. Setelah itu, klik tombol "Simpan" untuk menyimpan perubahan data yang telah dilakukan seperti contoh gambar dibawah ini.
![]() |
Perlu diketahui, bahwa peserta tidak dapat menambahkan Pendidikan lain yang setingkat dengan Pendidikan yang digunakan untuk melamar, atau Pendidikan yang setingkat lebih tinggi.
Misal Pendidikan yang digunakan untuk melamar adalah S-1 Sistem Informasi. Lalu peserta ingin menambahkan Pendidikan S-2 nya. Penambahan akan gagal, karena S-2 adalah setingkat lebih tinggi dari S-1. Atau jika Peserta memiliki dua degree S-1 lalu ingin menambahkan Pendidikannya misal S-1 Manajemen. Akan gagal juga diinput karena tingkat pendidikannya setingkat dengan S-1 Sistem Informasi yang digunakan untuk melamar.
Tambahkan pula Pendidikan Peserta sejak Sekolah Dasar, Sekolah Menengah dan Atas dengan mengklik tombol "Tambah Pendidikan".
![]() |
Berikut ini adalah ketentuan pengisian data riwayat pendidikan dan kursus/ pelatihan, yaitu:
- Isilah riwayat pendidikan dengan riwayat pendidikan formal (mulai dari SD) Anda.
- Untuk tingkat pendidikan SD, SMP, SMA masukkan jurusan "Sekolah Dasar/ SLTP/ SMP/ SLTA/ SMA/ dsb" sesuai nomenklatur jenis sekolah di ijazah.
- Untuk tingkat pendidikan SMK, masukkan nama jurusan SMK.
- Untuk tingkat pendidikan Perguruan Tinggi, masukkan nama prodi/ jurusan. yang sesuai dengan Ijazah.
- Anda dapat menambahkan/ mengubah data riwayat pendidikan dan kursus sebelum mengakhiri proses pengisian Daftar Riwayat Hidup.
- Jika sudah selesai mengisi data riwayat pendidikan dan kursus klik tombol "Selanjutnya".
- Gelar Depan dan Gelar Belakang adalah gelar yang Anda dapat setelah menempuh pendidikan tersebut.
Selanjutnya adalah pengisian Riwayat Kursus. Jika Peserta pernah mengikuti Kursus silahkan klik tombol "Tambah Kursus"
Isikan data-data yang wajib yaitu yang dibintangi merah. Untuk pengisian data Tempat, silahkan diisi dengan nama kota atau negara tempat pelaksanaan kursus.
![]() |
![]() |
Jenis Kursus telah tersedia, peserta hanya dapat mengisikan jenis kursus yang telah terdaftar.
Setelah selesai, pastikan semua data telah diisi dengan benar dan sesuai dengan dokumen pendukung yang dimiliki. Langkah ini penting untuk memastikan validitas data dalam proses verifikasi tahap pemberkasan CASN.
4. Riwayat Pekerjaan
Pada tahap proses pengisian DRH NI PPPK ini, peserta diminta untuk melengkapi data riwayat pekerjaan yang pernah dijalani, termasuk pengalaman kerja sebelumnya, serta riwayat penghargaan dan prestasi yang pernah diraih.
Langkah ketiga adalah pengisian Riwayat Pekerjaan di laman SSCASN. Dihalaman ini peserta diwajibkan mengisi Riwayat Pekerjaan (jika ada), Penghargaan (jika ada) dan Prestasi (jika ada). Isilah riwayat pekerjaan, penghargaan dan prestasi dengan sejujurnya.
![]() |
![]() |
Klik tombol "Tambah Riwayat Pekerjaan" untuk menambah seluruh Riwayat Pekerjaan yang dimiliki oleh Peserta (jika ada) sebelum lulus menjadi CASN.
![]() |
Klik pada tombol "Tambah Riwayat Penghargaan" untuk menambah Riwayat Penghargaan yang dimiliki oleh Peserta (jika ada) sebelum lulus menjadi CASN. Jenis Penghargaan sudah disediakan, peserta tinggal memilih jenis penghargaan pada kolom yang telah tersedia.
![]() |
Klik tombol "Tambah Riwayat Prestasi" untuk menambahkan Riwayat Prestasi yang dimiliki oleh Peserta (jika ada) sebelum lulus menjadi CASN.
![]() |
Isi kolom yang tersedia, seperti nama penghargaan, tingkat penghargaan, dan tahun perolehan penghargaan.
Peserta dapat menambahkan/ mengubah data riwayat pekerjaan, penghargaan dan prestasi sebelum mengakhiri proses pengisian Daftar Riwayat Hidup.
Jika sudah selesai mengisi data riwayat pekerjaan, penghargaan dan prestasi klik tombol "Selanjutnya".
Pastikan semua data diisi dengan lengkap dan benar sesuai dengan dokumen pendukung yang dimiliki. Hal ini penting untuk memudahkan proses verifikasi data dalam tahap pemberkasan CASN.
5. Riwayat Keluarga
Pada tahap dalam proses pengisian DRH NI PPPK ini adalah peserta diwajibkan melengkapi data Riwayat Keluarga.
Langkah keempat adalah pengisian Riwayat Keluarga di laman SSCASN. Di halaman ini Peserta diwajibkan untuk mengisi seluruh anggota keluarga diantaranya: Pasangan (Istri/Suami), Anak, Orangtua Kandung (Bapak dan Ibu), Saudara Kandung (Kakak dan Adik) dan Mertua (Bapak dan Ibu).
![]() |
![]() |
![]() |
Klik tombol "Tambah Riwayat ISTRI/SUAMI" untuk menambahkan data Pasangan pada Riwayat Istri/Suami. Silahkan isikan kolom-kolom yang diberi tanda *) (wajib diisi) secara lengkap.
![]() |
Jika anggota keluarga adalah seorang PNS, maka silahkan ketik NIP dan Namanya, lalu klik tombol "Cari PNS". Maka sistem akan otomatis menampilkan data tersebut.
Klik tombol "Tambah Riwayat ANAK" untuk menambahkan data Anak. Silahkan isikan kolom-kolom yang diberi tanda *) (wajib diisi) secara lengkap.
Untuk pengisian tempat lahir silakan mengisi dengan nama Kabupaten/Kota tempat anggota keluarga lahir dengan mengetik minimal 3 karakter lalu memilih Kabupaten/Kota dari pilihan yang muncul.
Form isian dibawah ini berlaku sama untuk inputan pada data Orangtua Kandung (Bapak dan Ibu), Saudara Kandung (Kakak dan Adik) dan Mertua (Bapak dan Ibu).
![]() |
Peserta dapat menambahkan/ mengubah data riwayat keluarga sebelum mengakhiri proses pengisian Daftar Riwayat Hidup.
Jika sudah selesai mengisi data riwayat keluarga klik tombol "Selanjutnya".
Pastikan seluruh data anggota keluarga diisi dengan benar dan lengkap untuk meminimalkan kesalahan dalam proses verifikasi data pemberkasan CASN.
6. Riwayat Organisasi
Pada tahap dalam proses pengisian DRH NI PPPK ini adalah peserta mengisi Riwayat Organisasi.
Langkah kelima adalah pengisian Organisasi di laman SSCASN. Di halaman ini peserta diwajibkan mengisi Riwayat Organisasi (jika ada) dan mengisikan data lain-lain yang dibutuhkan dalam proses pemberkasan CASN sesuai dengan PETUNJUK PENGISIAN DATA KETERANGAN LAINNYA yang ada pada box berwarna kuning.
![]() |
![]() |
![]() |
Untuk menambahkan Riwayat Organisasi, Klik tombol "Tambah Riwayat Organisasi" untuk menambahkan Riwayat Organisasi yang pernah diikuti oleh peserta (jika ada) sebelum lulus menjadi CASN.
![]() |
Petunjuk Pengisian Data Keterangan Lainnya
Pengisian data Keterangan Lainnya harap dilakukan dengan teliti dan hati-hati karena data yang diisikan adalah data yang digunakan untuk pemberkasan CASN dan tidak dapat diubah setelah anda mengirim Daftar Riwayat Hidup.
Isilah bagian formulir yang wajib diisi pada bagian "Silakan Lengkapi Data Anda" (ditandai dengan tanda *).
Bila Anda memiliki lebih dari 1 surat kesehatan (Jasmani dan Rohani dll) dengan nomor berbeda maka masukkan semua nomor surat dan dipisah dengan tanda '/'. HANYA NOMOR SURAT, TIDAK PERLU DIJELASKAN YANG MANA NOMOR SUKET JASMANI ATAU NOMOR SUKET ROHANI.
Bila Anda memiliki lebih dari 1 surat kesehatan (Jasmani dan Rohani dll) dengan dokter berbeda maka masukkan semua nama dokter penandatangan dan dipisah dengan tanda '/'. HANYA NAMA DOKTER, TANPA GELAR ATAUPUN JABATAN.
Bila Anda memiliki lebih dari 1 surat kesehatan (Jasmani dan Rohani dll) dengan tanggal berbeda maka masukkan tanggal pada surat kesehatan jasmani.
Setelah selesai menambah Riwayat Organisasi dan data keterangan lainnya, isilah kode CAPTCHA pada kolom yang tersedia dan klik tombol "Selanjutnya" Data anda tidak akan tersimpan bila anda klik tombol "Resume".
Sebelum melanjutkan, peserta disarankan membaca petunjuk pengisian data tambahan yang tersedia pada laman tersebut.
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut diatas secara cermat, peserta dapat menyelesaikan bagian pengisian riwayat organisasi sebagai bagian dari proses pemberkasan CASN.
7. Unggah Dokumen
Pada tahap ini, peserta diwajibkan untuk unggah dokumen dan menyelesaikan proses pengisian DRH NI PPPK.
Langkah keenam adalah Unggah Dokumen di laman SSCASN. Di halaman ini, peserta diwajibkan melakukan dua kali klik cetak DRH yang telah diisi dengan klik tombol "CETAK DRH Perorangan" dan CETAK DRH Riwayat", selanjutnya menulis data-data yang diharuskan untuk ditulis tangan di DRH yang telah dicetak tersebut dan menandatangani DRH.
DRH yang telah ditandatangani wajib diunggah kembali ke laman SSCASN ini. Sebelum diunggah, peserta dihimbau untuk membaca dahulu KETENTUAN UNGGAH DOKUMEN dibawah pada box berwarna kuning.
![]() |
![]() |
Berikut merupakan contoh cetakan DRH Perorangan. Yang ditandai bintang *) adalah kolom yang harus ditulis tangan oleh peserta setelah DRH dicetak. Diisi atau ditulis dengan huruf KAPITAL (Balok) dan menggunakan tinta hitam.
![]() |
Berikut merupakan contoh cetakan DRH Riwayat.
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
![]() |
Terakhir, DRH yang telah diisi dan ditandatangani wajib diunggah dengan multipage atau hasil cetakan DRH Perorangan dan DRH Riwayat dipindai (discan) menjadi 1 halaman, lalu diunggah di kolom yang sama ke laman SSCASN.
Peserta masih dapat melakukan perubahan pengisian data sebelum klik tombol “Akhiri Proses Pengisian DRH”. Tombol “Akhiri Proses Pengisian DRH” baru dapat di klik jika seluruh unggahan dokumen persyaratan telah lengkap diunggah.
Setelah memastikan semua dokumen diunggah dengan benar dan sesuai ketentuan, peserta dapat menyelesaikan proses dengan memilih tombol "Akhiri Proses Pengisian DRH".
Pada langkah ini menandai bahwa peserta telah melengkapi seluruh kewajiban dalam pengisian DRH NI PPPK sebagai bagian dari proses seleksi kompetensi PPPK.
Pastikan seluruh langkah tersebut diatas dilakukan dengan teliti untuk menghindari kesalahan administrasi, agar proses verifikasi pemberkasan CASN berjalan lancar.
Jenis Dokumen yang Wajib Diunggah dalam Pengisian DRH NI PPPK di SSCASN
Berdasarkan peraturan tahun sebelumnya, format dokumen yang diunggah melalui SSCASN untuk pengadaan PNS mengikuti Peraturan BKN Nomor 14 Tahun 2018, sedangkan untuk pengadaan PPPK mengikuti Peraturan BKN Nomor 18 Tahun 2020.
Adapun jenis dokumen yang Wajib Diunggah dalam Pengisian DRH NI PPPK sesuai dengan ketentuan di SSCASN 2024 dengan format sesuai dengan ketentuan sebagai berikut:
- File Scan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku sampai 3 bulan kedepan. (Ukuran Maksimal 1000 KB, pdf)*.
- File Scan Daftar Riwayat Hidup yang diisi dan diunduh dari pengisian DRH pada web SSCASN yang digabung menjadi 1 file pdf dan sudah dibubuhi materai serta ditandatangani oleh calon ASN (Ukuran Maksimal 1000 KB, pdf)*.
- File Scan surat keterangan tidak mengonsumsi/ menggunakan narkotika, psikotropika, prekursor, dan zat adiktif lainnya yang ditandatangani oleh dokter dari unit pelayanan kesehatan pemerintah (Ukuran Maksimal 1000 KB, pdf)*.
- File Scan Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter yang berstatus PNS atau dokter yang bekerja pada unit Pelayanan Kesehatan Pemerintah (Ukuran Maksimal 1000 KB, pdf)*.
- File Scan Surat Pernyataan 5 Poin sesuai dengan Peraturan BKN Nomor 14 tahun 2018 untuk CPNS atau Peraturan BKN Nomor 1 tahun 2019 untuk PPPK yang sudah dibubuhi materai serta ditandatangani oleh Calon ASN (Ukuran Maksimal 1000 KB, pdf)*. (Sistem akan otomatis menampilkan surat pernyataan pada awal pendaftaran). Untuk contoh template Surat Pernyataan dapat Anda lihat/ unduh disini.
- File Scan Surat Lamaran CASN yang ditujukan kepada instansi yang Anda lamar (Sistem akan menampilkan surat lamaran pada awal pendaftaran, jika ada) (Ukuran Maksimal 1000 KB, pdf)*. (Sistem akan otomatis menampilkan surat lamaran pada awal pendaftaran).
- File Scan Ijazah Pendidikan Asli (Ijazah penyetaraan DIKTI untuk lulusan luar negeri) yang digunakan untuk melamar formasi CASN (Ukuran Maksimal 1000 KB, pdf)*. (Sistem akan otomatis menampilkan ijazah pada awal pendaftaran).
- File Scan Transkrip Nilai asli yang digunakan untuk melamar formasi CASN (Ukuran Maksimal 1000 KB, pdf)*. (Sistem akan otomatis menampilkan transkip nilai pada awal pendaftaran).
- File Pas Foto formal terbaru dengan latar belakang merah (Ukuran Maksimal 500 KB, jpg)*. (Sistem akan otomatis menampilkan pas foto pada awal pendaftaran).
Ketentuan unggah dokumen:
- Format berkas yang diterima: PDF dan JPG/JPEG untuk pas foto (jika ada).
- Ukuran minimal setiap berkas adalah 100KB.
- Hindari memfoto berkas dengan kamera handphone, sebaiknya berkas discan dengan scanner.
- Jika ukuran berkas melebihi ketentuan, silakan dikecilkan ke resolusi lebih kecil dengan catatan tulisan pada berkas harus terbaca dengan baik.
- Segala bentuk salah unggah/ unggah tertukar/ berkas unggah tidak terbaca merupakan tanggung jawab dari pendaftar.
- Jika sudah selesai mengunggah, harap mengecek hasil unggahan dengan menekan tombol "Lihat".
- Anda dapat mengunggah ulang berkas (misalnya: jika hasilnya tidak jelas, terpotong) sesuai keperluan sebelum mengakhiri tahap pemberkasan.
- Berkas Surat Lamaran akan terunggah otomatis bila pada saat mendaftar peserta sudah mengunggah surat lamaran Peserta diperkenankan mengunggah kembali surat lamaran bila diperlukan.
- Untuk Berkas Daftar Riwayat Hidup silakan unduh Daftar Riwayat Hidup Perorangan dan Daftar Riwayat Hidup Lainnya lalu cetak dan tanda tangani. Kemudian unggah file scan semua lembar Daftar Riwayat Hidup yang sudah digabungkan menjadi 1 file Pdf.
Jenis dokumen yang tercantum di atas masih merujuk pada ketentuan peraturan tahun sebelumnya. Hingga saat ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum mengeluarkan peraturan terbaru terkait Pengisian DRH NI PPPK Tahun 2024.
Peserta disarankan untuk menunggu pengumuman resmi dari BKN terkait format dokumen terbaru. Proses Pengisian DRH NI PPPK untuk tahun 2024 sendiri dijadwalkan baru akan dilaksanakan pada tahun 2025.
Jadwal Pengisian DRH NI PPPK 2024
Berikut adalah jadwal pengisian DRH NI PPPK sesuai Surat Pengumuman Plt. Kepala BKN Nomor 6610/B-KS.04.01/SD/K/ 2024 Tanggal 27 September 2024 tentang Jadwal Seleksi Pengadaan PPPK T.A. 2024:
1. Jadwal Tahap I:
- Pengisian DRH NI PPPK: 1-31 Januari 2025.
- Usul Penetapan NI PPPK: 1-28 Pebruari 2025.
2. Jadwal Tahap II:
- Pengisian DRH NI PPPK: 1-30 Juni 2025.
- Usul Penetapan NI PPPK: 1-31 Juli 2025.
Peserta yang telah Dinyatakan Lulus seleksi kompetensi PPPK diimbau untuk menyelesaikan pengisian DRH NI PPPK dan pemberkasan sebelum batas waktu yang telah ditentukan oleh pemerintah.
Informasi lebih lanjut tentang Jadwal Pengisian DRH NI PPPK dan Usul Penetapan NI PPPK pada seleksi pengadaan PPPK 2024 sesuai Surat Pengumuman Plt. Kepala BKN dapat Anda lihat disini.
Selengkapnya mengenai Buku Petunjuk Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) Nomor Induk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (NI PPPK) dapat Anda lihat/unduh pada tautan link tombol download dibawah ini:
Kesimpulan
Pengisian DRH NI PPPK adalah langkah krusial dalam proses Penetapan NI PPPK setelah Dinyatakan Lulus seleksi kompetensi PPPK. Pastikan Anda mengikuti setiap tahapan dengan cermat dan melengkapi semua dokumen sesuai ketentuan.
Dengan persiapan yang baik, Anda dapat melalui tahap pengisian DRH NI PPPK hingga unggah dokumen di SSCASN ini dengan lancar dan berhasil mendapatkan NI PPPK.
Demikian informasi tentang Cara Pengisian DRH NI PPPK Lengkap Jenis Dokumen yang Wajib Diunggah di SSCASN ini. Semoga artikel ini bermanfaat khususnya bagi tenaga Non-ASN yang Dinyatakan Lulus seleksi kompetensi PPPK dan sedang mempersiapkan pemberkasan PPPK. Salam Edukasi. Salam Pancasila.
Sumber: sscasn.bkn.go.id.
Post a Comment for "Cara Pengisian DRH NI PPPK Lengkap Jenis Dokumen yang Wajib Diunggah di SSCASN"