Wajib Tahu! Panduan Cara Login ke ASN Digital BKN bagi PNS dan PPPK

"Ilustrasi foto tangkapan layar halaman login ASN Digital BKN dengan logo BKN". Sumber image: asndigital.bkn.go.id).
Wajib Tahu! Panduan Cara Login ke ASN Digital BKN bagi PNS dan PPPK. Dalam era digitalisasi layanan pemerintahan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus berinovasi dengan menghadirkan ASN Digital, sebuah platform terpadu untuk manajemen kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN). Platform ini dirancang untuk mempermudah ASN dalam mengakses berbagai layanan administrasi, seperti MyASN, Kinerja, dan lain sebagainya secara online.
Bagi ASN, terutama yang baru pertama kali menggunakan platform ASN Digital BKN ini, memahami cara login ke ASN Digital sangatlah penting. Proses login ASN Digital memerlukan NIP sebagai username, password yang telah terdaftar, serta aktivasi Multi-Factor Authentication (MFA) menggunakan aplikasi Google Authenticator untuk keamanan akun.
Kebijakan Penerapan Multi-Factor Authentication (MFA) pada platform ASN Digital merujuk pada Surat Edaran BKN Nomor: 2960/B-SI.02.01/SD/E/2025 dengan tujuan untuk meningkatkan keamanan akses ke sistem ASN Digital BKN.
Artikel ini akan memberikan panduan lengkap langkah demi langkah tentang cara login ke ASN Digital BKN, termasuk reset password, aktivasi MFA, serta fitur-fitur utama yang bisa dimanfaatkan oleh ASN dalam platform ini.
Simak selengkapnya ulasan dibawah ini, agar Anda dapat mengakses berbagai layanan yang tersedia di platform ASN Digital BKN dengan mudah dan aman!.
Apa Itu ASN Digital?
ASN Digital adalah platform manajemen kepegawaian terbaru yang dikembangkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai solusi administrasi berbasis digital bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).
Platform ASN Digital ini resmi diluncurkan pada 20 Maret 2025, dan mulai 24 Maret 2025 pukul 23:59 WIB, seluruh layanan kepegawaian akan dialihkan sepenuhnya ke ASN Digital BKN sesuai dengan Surat Edaran BKN.
ASN Digital BKN dirancang untuk menciptakan sistem administrasi yang lebih modern, efisien, dan aman, sejalan dengan perkembangan teknologi di era digital.
Oleh karena itu, BKN mengimbau seluruh ASN untuk segera memahami dan menguasai penggunaan platform ASN Digital ini guna mendukung proses administrasi yang lebih efektif serta mempermudah akses ke layanan kepegawaian.
Selain meningkatkan efisiensi, penerapan sistem ASN Digital juga bertujuan untuk memperkuat keamanan data kepegawaian serta mengurangi risiko kebocoran informasi dari ancaman siber yang semakin berkembang.
Apa Itu Multi-Factor Authentication (MFA) dan Mengapa Penting bagi ASN?
Pengertian Multi-Factor Authentication (MFA)
Multi-Factor Authentication (MFA) adalah metode keamanan yang mengharuskan pengguna untuk memberikan lebih dari satu bukti autentikasi saat masuk ke sistem.
Selain memasukkan password, ASN juga harus memberikan verifikasi tambahan, seperti Kode OTP (One-Time Password) yang dikirim ke aplikasi Google Authenticator melalui perangkat yang terdaftar.
Ancaman Keamanan Siber yang Mengancam ASN
Tanpa MFA, akun ASN rentan terhadap berbagai ancaman keamanan, seperti:
- Phishing – Penipuan yang bertujuan mencuri informasi login.
- Pencurian Identitas – Penggunaan akun ASN oleh pihak yang tidak berwenang.
- Malware Stealer – Perangkat lunak jahat yang mencuri kredensial login.
Dengan mengaktifkan MFA pada platform ASN Digital, risiko peretasan akun ASN dan penyalahgunaan data kepegawaian dapat diminimalkan.
Persiapan Sebelum Login
Aplikasi ASN Digital BKN ini dirancang sebagai platform manajemen ASN terpadu, yang wajib dikuasai oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK.
![]() |
Sebagai aplikasi berbasis web, ASN Digital dapat diakses melalui peramban seperti Google Chrome atau Mozila Firefox. Berikut adalah langkah-langkah awalnya:
- Buka peramban (Google Chrome atau sejenisnya) pada perangkat Anda (komputer/ laptop).
- Di kolom penelusuran ketikkan alamat situs resmi ASN Digital BKN: asndigital.bkn.go.id.
- Kemudian tekan Enter di keyboard perangkat Anda, lalu halaman utama aplikasi ASN Digital BKN akan muncul.
Langkah-Langkah Login ke ASN Digital BKN
1. Mengakses Halaman Login
- Pada halaman utama, klik Logo BKN untuk masuk ke sistem ASN Digital.
- Setelah itu akan muncul tiga ikon berbentuk lingkaran yang mencakup layanan login, layanan seleksi CASN, dan layanan pendukung.
- Kemudian klik ikon Login untuk masuk ke sistem ASN Digital.
2. Mengisi Data Login
- Masukkan NIP sebagai username ke dalam kolom yang tersedia di halaman login ASN Digital.
- Gunakan password yang telah terdaftar dalam sistem MyASN BKN (password lama).
- Untuk kolom kode OTP (One-Time Password), dapat dikosongkan untuk sementara dan klik tombol Masuk.
3. Reset Password Jika Pertama Kali Login
Jika ini adalah pertama kalinya Anda login ke ASN Digital menggunakan password lama, sistem akan secara otomatis mengarahkan Anda ke halaman Reset Password di ASN Digital.
Pada tahap reset password ini, Anda diwajibkan untuk membuat password baru yang memenuhi kriteria sebagai berikut:
- Jumlah minimal 12 karakter.
- Kombinasi huruf kapital, huruf kecil, angka, dan simbol seperti bintang (*), tagar (#), atau at (@). Contoh password: Merdek@17845.
- Simbol seperti underscore (_) atau dash (-) tidak didukung/ diperbolehkan sistem.
- Setelah password baru dikonfirmasi, klik tombol Reset Password.
Setelah berhasil mereset password, Anda harus login kembali ke ASN Digital BKN dengan menggunakan NIP dan password baru yang telah dibuat.
Mengaktifkan Multi-Factor Authentication (MFA) untuk Keamanan
Dalam upaya meningkatkan keamanan data Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian Negara (BKN) menerapkan sistem Multi-Factor Authentication (MFA) pada aplikasi ASN Digital BKN.
![]() |
Sistem MFA ini menggunakan aplikasi Google Authenticator untuk menghasilkan Kode OTP (One-Time Password) yang berubah secara berkala, sehingga mencegah akses tidak sah ke akun ASN.
Cara Aktivasi Multi-Factor Authentication (MFA) di ASN Digital BKN
Berikut adalah langkah-langkah mudah Cara Aktivasi Multi-Factor Authentication (MFA) di ASN Digital BKN:
- Login kembali ke ASN Digital dengan memasukkan NIP dan password baru, lalu klik tombol Masuk.
- Setelah masuk, akan muncul halaman aktivasi MFA, lalu klik tombol Aktifkan MFA (OTP) untuk memverifikasi identitas.
- Selanjutnya, muncul halaman Mobile Authenticator Setup yang berisi QR Code untuk dipindai.
- Unduh dan instal aplikasi Google Authenticator melalui Play Store (untuk Android) atau App Store (untuk iPhone).
- Setelah aplikasi Google Authenticator terinstal, buka aplikasi dan pilih opsi Scan QR Code dengan klik tanda Plus (+).
- Klik Pindai Kode QR yang muncul di halaman login, lalu arahkan kamera ponsel ke QR Code yang ditampilkan di layar komputer/ laptop.
- Setelah pemindaian berhasil, aplikasi Google Authenticator akan menampilkan Kode OTP yang berubah setiap 30 detik.
- Masukkan Kode OTP yang muncul di aplikasi Google Authenticator ke dalam kolom yang tersedia di halaman login ASN Digital.
- Selanjutnya, masukkan nama device atau perangkat yang digunakan untuk login (misalnya: Samsung Putra), lalu klik tombol Submit.
- Setelah aktivasi MFA berhasil, Anda akan diarahkan kembali ke halaman utama ASN Digital. Nama lengkap Anda akan tampil sesuai dengan data yang tercatat dalam akun MyASN BKN.
Jika Anda telah logout dan login kembali ke ASN Digital BKN, pastikan untuk menggunakan Kode OTP terbaru yang ditampilkan di aplikasi Google Authenticator pada ponsel Anda.
Perlu diingat bahwa Kode OTP dalam Google Authenticator selalu berubah secara berkala, sehingga setiap kali login ulang, Anda harus memasukkan Kode OTP yang paling terbaru.
Dengan mengaktifkan Multi-Factor Authentication (MFA), keamanan akun ASN Digital BKN menjadi lebih terjaga dan data kepegawaian Anda terlindungi dari potensi ancaman siber.
Layanan Utama dalam ASN Digital BKN
Di dalam platform ASN Digital BKN, terdapat beberapa layanan utama, antara lain:
- Layanan Seleksi CASN
- Layanan Pendukung
- Layanan Manajemen ASN Instansi
- Layanan Individu ASN
Untuk keperluan personal, setiap pengguna ASN Digital dapat mengakses Layanan Individu ASN, yang menyediakan berbagai fitur penting terkait administrasi kepegawaian.
![]() |
Adapun layanan yang tersedia dalam menu Layanan Individu ASN di ASN Digital BKN adalah sebagai berikut:
- MyASN – Merupakan pusat informasi kepegawaian yang berisi data pribadi ASN, termasuk riwayat jabatan, pendidikan, serta berbagai dokumen kepegawaian.
- Kinerja – Digunakan untuk pemantauan dan pelaporan kinerja pegawai, termasuk penilaian kinerja berbasis SKP (Sasaran Kinerja Pegawai).
- Presensi (Simpegnas) – Berfungsi sebagai sistem pencatatan absensi ASN secara daring, yang mencakup kehadiran harian, cuti, dan izin kerja.
- ASN Karier – Layanan ini memfasilitasi pengelolaan jenjang karier ASN, termasuk informasi terkait promosi jabatan, mutasi, dan pengembangan kompetensi.
- Pengajuan Banding ASN (PBASN) – Merupakan platform untuk mengajukan keberatan atau banding terkait keputusan administrasi kepegawaian yang dirasa kurang sesuai oleh ASN.
Dengan adanya fitur-fitur tersebut, setiap ASN dapat mengelola data kepegawaian mereka secara mandiri dengan lebih mudah dan efisien dalam satu platform yang terintegrasi.
Manfaat Aktivasi MFA di ASN Digital bagi PNS dan PPPK
Aktivasi MFA pada platform ASN Digital memberikan perlindungan lebih terhadap akun kepegawaian. Dengan sistem keamanan berlapis, risiko peretasan dan penyalahgunaan akun dapat diminimalkan.
Berikut adalah beberapa manfaat utama dari Aktivasi MFA di platform ASN Digital bagi PNS dan PPPK:
1. Meningkatkan Keamanan Akun
MFA memperkuat sistem autentikasi dengan menambahkan lapisan keamanan tambahan selain password. Dengan begitu, meskipun password seseorang bocor, peretas tetap tidak bisa mengakses akun tanpa Kode OTP yang hanya bisa diakses oleh pemilik akun melalui perangkat yang terdaftar.
2. Mencegah Penyalahgunaan Akun
Jika terjadi kebocoran kredensial, MFA tetap menjadi penghalang utama bagi pihak yang tidak berwenang untuk masuk ke akun ASN Digital. Ini membantu melindungi data pribadi ASN serta informasi penting lainnya dari penyalahgunaan.
3. Mendukung Kepatuhan terhadap Kebijakan Keamanan Siber
Pemerintah semakin memperketat regulasi terkait keamanan siber, terutama dalam pengelolaan data kepegawaian. Mengaktifkan MFA sejalan dengan kebijakan tersebut dan menjadi standar keamanan yang harus diikuti oleh PNS dan PPPK untuk memastikan perlindungan data yang lebih baik.
Dengan berbagai manfaat ini, Aktivasi MFA menjadi langkah penting dalam meningkatkan keamanan layanan ASN Digital serta menjaga kepercayaan pengguna terhadap sistem kepegawaian berbasis digital.
Adapun bahan materi tentang Tata Cara Aktivasi Multi-Factor Authentication (MFA) pada Platform ASN Digital BKN bagi PNS maupun PPPK dapat Anda lihat/unduh pada tautan link tombol download dibawah ini:
Selengkapnya mengenai Surat Edaran BKN Nomor: 2960/B-SI.02.01/SD/E/2025 Tanggal 19 Maret 2025 Perihal Penerapan Multi Factor Authentication (MFA) dapat Anda lihat/unduh pada tautan link tombol download dibawah ini:
Kesimpulan
Dengan adanya ASN Digital, berbagai aplikasi kepegawaian yang sebelumnya terpisah kini telah terintegrasi dalam satu platform. Hal ini akan lebih memudahkan para ASN dalam mengakses layanan secara lebih efisien dan aman.
Menguasai cara login ke ASN Digital sangat penting bagi setiap ASN, baik PNS maupun PPPK, agar dapat memanfaatkan layanan kepegawaian yang disediakan oleh BKN.
Selalu jaga kerahasiaan username dan password Anda, serta aktifkan autentikasi dua faktor untuk memastikan akun tetap aman dari ancaman digital.
Dengan langkah-langkah yang tepat, proses login akan berjalan lancar, dan ASN dapat memanfaatkan fitur dalam ASN Digital secara optimal.
Demikian informasi tentang Wajib Tahu! Panduan Cara Login ke ASN Digital BKN bagi PNS dan PPPK ini. Semoga artikel ini bermanfaat khususnya bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK di Lingkungan Pemkab Klungkung. Salam Edukasi. Salam Pancasila.
Sumber: asndigital.bkn.go.id
Post a Comment for "Wajib Tahu! Panduan Cara Login ke ASN Digital BKN bagi PNS dan PPPK"